fakta tentang daging ayam

fakta tentang daging ayam

Daging ayam memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan daging lainnya. Dari segi tekstur, warna, ukuran dan kandungan nutrisi di dalamnya berbeda. Banyak orang tahu daging ayam, tetapi hanya sedikit dari mereka yang mengetahui fakta didalamnya.

Fakta Tentang Daging  Ayam:

Daging ayam merupakan daging “putih” berbeda dengan daging kambing dan sapi yang termasuk daging “merah”. Ini merupakan suatu fakta tentang daging ayam yang pertama. Kandungan lemak pada daging ayam tergantung pada bagaimana daging tersebut di masak, dengan atau tanpa kulitnya. Daging dari bagian dada mengandung tidak lebih dari 3 g lemak/100 g. Pada daging yang berwarna lebih gelap (misal: paha) memilki kandungan lemak 5 – 7 g/100 g. Hampir setengah dari total kandungan lemak pada daging ayam terdiri dari lemak tidak jenuh rantai tunggal (monounsaturated fats), dan hanya kurang dari 1 dari 3 bagian yang merupakan lemak yang buruk untuk kesehatan (lemak jenuh). Ini merupakan suatu fakta tentang daging ayam yang kedua.

Kandungan lemak jenuh ini jauh lebih tinggi pada golongan daging “merah”, sehingga dapat dikatakan mengkonsumsi daging ayam lebih sehat dibandingkan daging kambing atau sapi. Ini adalah fakta tentang daging ayam yang ketiga. Daging ayam tidak mengandung lemak jenis trans yang berontribusi terhadap terjadinya penyakit jantung coroner, yang mana dapat ditemukan dalam jumlah cukup besar pada daging kambing dan sapi. Ini adalah fakta tentang daging keempat.

Daging ayam juga mengandung berbagai asam amino esensial, berbagai vitamin, asam folat, serta beberapa mineral penting, sebagaimana dapat dilihat pada tabel 1. Daging dan telur ayam dapat menyediakan asam amino yang penting bagi anak dan vitamin K yang diperlukan dalam sehari. Selain itu, 30% kebutuhan asam folat dan 29% kebutuhan iodin dalam sehari dapat dipenuhi oleh konsumsi daging dan telur ayam. Daging dan telur ayam juga mengandung zat besi yang penting dan sering terjadi defisiensi, terutama pada wanita pada Negara berkembang. Ini merupakan suatu fakta tentang daging ayam.

 

Tabel 1. Kontribusi Nutrisi dari konsumsi daging ayam 22 g/hari dan 36 g/hari telur pada anak berusia 3 tahun

  Daging Ayam Telur Total %RDI
Lisin (mg) 398 310 768 >100
Metionin + Sistein (mg) 212 252 464 >100
Triptofan (mg) 55 76 131 >100
Treonin (mg) 194 230 424 >100
Niasin (mg 2,0 0,04 2,04 20
Asam Folat (mg) 11 34 45 30
Vitamin B 12 (µg) 0,55 0,11 0,66 66
Vitamin K (µg) 12 2 14 >100
Iodin (µg) 12 14 26 29
Zat Besi (mg) 0,3 0,7 1,0 14
Zinc (mg) 0,3 0,5 0,8 11

% RDI (Rationable Daily Intake)

 

2. Nutrisi dan Kalori Daging Ayam

 

Nutritional Target Map

Nutritional Target Map

Caloric Pyramid

Caloric Pyramid

Gambar 1. Nutritional Target Map dan Caloric Ratio Pyramid dari daging ayam dengan porsi ½ bagian dada (www.nutritiondata.self.com).

Nutritional Target Map merupakan grafik untuk membantu kita menilai makanan dari dua sudut pandang, yaitu seberapa mengenyangkan (Fullness Factor/FF) dan seberapa bernutrisinya suatu makanan (Nutritious Data/ND). Berdasarkan Fullness Factornya (FF), makanan diberi skala dari 0 – 5. Semakin tinggi nilai skala pada FF, mengindikasikan bahwa makanan akan memberikan rasa kenyang semakin tinggi per kalori yang kita konsumsi.Sementara semakin rendah nilai skala pada FF, maka semakin banyak kalori yang perlu kita konsumsi untuk menghasilkan rasa kenyang. Dengan demikian, makanan dengan skala FF tinggi akan menunjang weight loss sedangkan makanan dengan skala FF rendah akan menunjang program weight gain. Berdasarkan Nutritious Data, makanan diberikan skor antara 0 – 5 berdasarkan rekomendasi FDA (Food and Drug Administration) untuk pola makan yang sehat. Pemberian nilai pada skala ND didasarkan pada seberapa banyak nutrisi yang terkandung pada tiap kalori yang dikonsumsi, seberapa banyak jenis nutrisi esensial yang tersedia, seberapa banyak nutrisi yang relative penting yang tersedia, serta jumlah jensi nutrisi yang biasanya dikonsumsi dalam jumlah berlebih (misal: natirum, lemak jenuh) (www.nutritiondata.self.com).

Daging ayam dengan porsi setengah bagian dada, memiliki Fullness Factor (FF) 3,3 dan Nutritious Data 2,2. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa daging ayam dapat memberikan rasa kenyang yang cukup tinggi pada tiap kalori yang dikonsumsi. Selain itu, daging ayam memiliki beberapa nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh, terutama berbagai jenis asam amino esensial (lihat tabel 1.). Nilai pada skala ini tidak terlampau tinggi, dikarenakan daging ayam kaya. Ini adalah fakta tentang daging ayam.

akan protein (gambar 1), tapi tidak dengan berbagai vitamin mineral, dan serat seperti halnya pada sayuran dan buah-buahan. Hal ini juga tampak dari Calorie Ratio Pyramid, di mana kalori dari konsumsi daging ayam sebagian besar dihasilkan oleh protein (80%), sementara sisanya oleh lemak (20%). Tidak ada kalori yang disumbangkan oleh adanya karbohidrat. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen yang membatasi asupan karbohidratnya, karena Estimated Glycemic Load dari daging ayam adalah 0%. hal ini merupakan fakta tentang daging ayam.

Kualitas protein dari suatu makanan tergantung pada berapa banyak jumlah atau jenis asam amino yang terkandung dalam setiap porsinya. Apabila ada satu atau lebih asam amino yang tidak terdapat atau hanya terdapat dalam jumlah relatif kecil dalam suatu makanan, maka dikatakan bahwa diet tersebut tidak lengkap. Makanan dikatakan mengandung protein yang lengkap atau berkualitas apabila skor asam aminonya (amino acid score) di atas 100 (lihat gambar 3). Pada daging ayam, diperoleh skor asam amino 139, yang berarti daging ayam merupakan salah satu makanan yang mengandung protein lengkap atau memiliki protein berkualitas tinggi. Hal ini adalah fakta tentang daging ayam (www.nutritiondata.self.com).

Amino Acid Score

Amino Acid Score

Gambar 3. Skor asam amino dari daging ayam (www.nutritiondata.self.com).

Penjelasan diatas merupakan fakta tentang daging ayam. Semoga artikel fakta tentang daging ayam dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *